Sebanyak 150 siswa MTs Al-Islam Joresan mengikuti Wisuda Tahfidz yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo pada Sabtu, 14 Februari 2026. Prosesi berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Ponorogo dengan dihadiri para pejabat daerah, kepala madrasah, guru, serta orang tua siswa.
Ratusan siswa tersebut diberangkatkan secara resmi menuju lokasi acara oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Islam, Drs. H. Usman Yudi, M.Pd.I. Pemberangkatan ini menjadi bentuk dukungan dan doa agar para siswa senantiasa istiqamah dalam menjaga hafalan Al-Qur’an yang telah diraih.
Acara dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan penuh motivasi kepada para wisudawan. “Terus jaga hafalan, karena menjaga hafalan lebih sulit daripada menghafalkannya,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi semangat generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga unggul dalam bidang keagamaan.
Plt Kepala Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, Mohamad Thohari turut memberikan apresiasi kepada para siswa madrasah yang mampu menghafal Al-Qur’an di tengah kesibukan belajar di sekolah. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan di Ponorogo.
Dalam kegiatan ini, MTs Al-Islam Joresan ambil bagian dengan mengirimkan 150 siswa sebagai peserta wisuda tahfidz. Mereka memiliki capaian hafalan yang beragam, mulai dari 1 juz hingga 6 juz. Keikutsertaan ini menunjukkan komitmen madrasah dalam membina program tahfidz sebagai bagian dari pembentukan karakter dan penguatan nilai spiritual siswa.
Kepala MTs Al-Islam Joresan, Zayyini Rusyda, M., menyampaikan harapannya agar momentum wisuda tahfidz ini menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus menambah dan menjaga hafalan, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara madrasah, pesantren, dan pemerintah daerah semakin nyata dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, berprestasi, dan berakhlak mulia.
